Dan bila dirasakan mimpi dan emosi bertentangan, nurkilan jiwa tidak dapat lagi membawa hati dan akal mara ke depan, kau hadir. Antara lagu dan puisi, rentak iramamu membuat aku syahdu dan terusik. Inginku nurkilankan potret hidupku hanya untukmu, nurkilan yang bakal bertahta untuk selamanya. Apa yang terasa dan dirasakan, ku ingin jadikan ianya indah dan permata dengan sehidupnya. Duka lara antara kita sememangnya akan wujud, ku jadikan antara semuanya punca percaya. Jadikan misteri mu satu cahaya untukku. Kata mereka hidup tak selalunya indah, tp ku percaya punca yang indah adalah dari kita sendiri. Ketentuan ku bukan ku tetapkn, tapi usaha adalah ketetapanku denganmu.. Farikha, ku sayang kamu..